Senin, 09 Oktober 2017

STAIN Parepare Jadi Tuan Rumah FGD Wakil Rektor dan Wakil Ketua III PTKIN Se-Indonesia

STAIN Parepare menjadi tuan rumah kegiatan Forum Group Disscusion (FGD) Wakil Rektor dan Wakil Ketua III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Se-Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung di hotel Kenari selama dua hari, Jumat – Minggu, 06 – 08 Oktober 2017.

[caption id="attachment_5974" align="alignleft" width="300"] Foto bersama peserta, Ketua STAIN Parepare dan Kasubdit Kemahasiswaan dan Sarpras[/caption]

Ketua STAIN Parepare, Dr. Ahmad Sultra Rustan bersyukur karena kegiatan seperti ini bisa diamanahkan kepada STAIN Parepare. “Kami telah lama merindukan kegiatan-kegiatan seperti ini, kegiatan yang sifatnya nasional”, ungkap Ketua STAIN Parepare dalam sambutannya pada saat pembukaan kegiatan.

Ia juga berharap International Conference of Islamic Scholars (ICIS) dapat diselenggarakan di kota Parepare meskipun perjalanan sangat melelahkan. "Saya berharap juga menyampaikan kepada Bapak Dirjen bahwa bagaimana sekali-kali kalau kita laksanakan kegiatan ICIS itu di Kota Parepare".

[caption id="attachment_5975" align="alignright" width="300"] Ketua Jurusan Syari'ah pimpin do'a[/caption]

Wakil Ketua III, Dr. Abu Bakar Juddah selaku Ketua Panitia tampak bersemangat ditengah kondisi kesehatan yang menurun. “Sebelumnya saya memiliki kemampuan bernafas 60 persen, tapi hari ini sepertinya menggebu-gebu melihat wajah bapak-bapak dan ibu-ibu yang telah memberikan semangatnya”, terang Wakil Ketua III dalam sambutannya.

Forum ini dilaksanakan untuk mengevaluasi program bidikmisi, membahas  evaluasi PBAK 2017, usulan program tahun 2018 serta organisasi kemahasiswaan.

Aliansi Mahasiswa Seni (Animasi) STAIN Parepare tampil pada acara pembukaan dengan menampilkan tarian padduppa bosara untuk memperkenalkan budaya bugis.

[caption id="attachment_5976" align="alignnone" width="300"] Penampilan tari dari Aliansi Mahasiswa Seni (Animasi) STAIN Parepare[/caption]

 

Sabtu, 07 Oktober 2017

FGD, Wakil Rektor III dan Wakil Ketua III PTKIN Se-Indonesia

STAIN Parepare---Pembukaan Focus Group Disccussion (FGD) yang dilaksanakan di salah satu hotel di kota Parepare yang diikuti oleh wakil rektor III dan wakil ketua III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia, Jum’at 06 Oktober 2017. Forum ini akan berlangsung selama tiga hari mulai tanggal  06 s/d 08 Oktober 2017.

Forum yang dibuka langsung oleh Ahmad  Sultra Rustan ini mengaku bersyukur dan terharu dikarenakan kegiatan seperti ini bisa diamanahkan kepada STAIN Parepare. Menurut Syafriansyah selaku kasubdit kemahasiswaan dan sarpras, forum ini dilaksanakan untuk mengevaluasi program bidikmisi, membahas  evaluasi PBAK 2017 serta usulan program tahun 2018. “Bagaimana kita menggolongkan sebuah program kerja di tahun 2018 dan bagaimana kita bisa mensinkronkan apa yang dilakukan program kemahasiswaan di pusat maupun apa yang dilakukan di PTKIN”, jelas Syafriansyah saat memberi sambutan.

Sementara ketua forum Syamsurijal mengatakan “Saya harap pertemuan ini bukan hanya tentang relaksasi dari rutinitas sehari-hari, tapi ada sesajian yang kita bawa agar bisa menjadi inspirasi untuk diterapkan di kegiatan kemahasiswaan”. Selain itu Abu Bakar Judda selaku ketua panitia  dalam sambutannya juga berharap “Semoga titik-titik atau tetes keringat yang kita upayakan, perjalanan panjang dari rumah masing-masing menjadi nilai ibadah di sisi Allah swt”.



Foto: Hayyu

Kamis, 05 Oktober 2017

Ka. Biro Kepegawaian Kemenag R.I ; "Pengumuman Ralat Jadwal & Lokasi Ujian SKD CAT"


PENGUMUMAN


Nomor : P-62783/SJ/B.II.2/Kp.00.1/10/2017


RALAT JADWAL DAN LOKASI UJIAN SELEKSI KOMPETENSI DASAR ( SKD)


KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA


TAHUN ANGGARAN 2017


[ct_button id="button_53" size="big" solid="0" link="http://www.stainparepare.ac.id/wp-content/uploads/2017/10/Pengumuman-Ralat.pdf" icon="" arrow="1" color="#0000ff" css_animation="" animation_delay=""]Download Pengumuman Lengkap[/ct_button]

Waka III Buka Kegiatan LKPKM

STAIN Parepare - Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama membuka kegiatan Latihan Kepemimpinan dan Pengembangan Karakter Mahasiswa (LKPKM) di Auditorium, Kamis (05/10)

Dalam sambutannya, Waka III berterima kasih kepada organisasi kemahasiswaan dan berharap agar organisasi senantiasa solid dan kompetitif untuk mencapai ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam organisasinya. Selain itu, Waka III juga mahasiswa menggenjot kreativitas dalam berorganisasi.

Kegiatan Dewan Mahasiswa (Dema) yang mengusung tema Membangun Karakter Mahasiswa yang Cerdas Intelektual, Spiritual dan Emosional Dalam Menghadapi Fenomena Sosial ini dilaksanakan selama 4 hari, 05 Oktober sampai 08 Oktober 2017 bertempat di Auditorium STAIN Parepare. Diikuti oleh 672 mahasiswa semester dan semester tiga yang belum sempat mengikuti LKPKM sebelumnya.
Dewan Mahasiswa, Muflih Muhtaram berharap melalui LKPKM ini mahasiswa mampu membawa perubahan untuk STAIN Parepare dan membangun hubungan emosional dengan organisasi dalam kampus.

Rabu, 04 Oktober 2017

Isi Stok Darah dengan Menjadi Pendonor

STAIN Parepare---Puluhan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Parepare ikut berpartisipasi donorkan darah di Aula Serbaguna STAIN Parepare, Rabu, 04 Oktober 2017. Kegiatan yang diadakakan oleh Korps Suka Rela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) unit 01 STAIN Parepare ini bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) Parepare.

Nurhayati dari divisi kesehatan KSR PMI mengatakan kegiatan donor darah ini dilakukan guna mengisi kekosongan stok darah. Selain itu, kegiatan donor darah ini juga merupakan salah satu program kerja KSR PMI STAIN Parepare yang dilaksanakan setiap 3 bulan sekali.

Selain pendonor merupakan mahasiswa juga terdapat beberapa dosen dan pegawai STAIN Parepare. Seperti Sunandar kepala Akademik STAIN Parepare mengaku sering mendonorkan darahnya. “Saya sangat apresiasi, sehingga kegiatan ini saya harapkan berlanjut terus. Selain kegiatan sosial, kita juga akan mendapatkan pahala pada kegiatan seperti ini”, jelasnya ketika ditemui di lokasi kegiatan donor darah.

Senin, 02 Oktober 2017

Kuliah Umum Pascasarjana STAIN Parepare

STAIN Parepare---Pascasarjana STAIN Parepare laksanakan kuliah umum dalam rangka pembukaan semester ganjil tahun akademik 2017/2018, Sabtu 30 September 2017. Diikuti oleh segenap civitas akademik STAIN Parepare yang dilaksanakan di ruang seminar Pascasarjana.
Direktur Pascasarjana STAIN Parepare, Rahim Arsyad mengatakan sebanyak 242 mahasiswa program pascasarna STAIN Parepare yang terdiri dari 150 mahasiswa program studi (prodi) Tadris Agama Islam, 22 mahasiswa prodi Ekonomi Syariah, 24 mahasiswa prodi Komunikasi Penyiaran Islam, 6 mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa Arab, 18 mahasiswa prodi Tadris Bahasa Inggris, dan 11 mahasiswa prodi Hukum Keluarga Islam.
Kuliah umum yang dibawakan oleh Dr. Rahmawati, M. Ag mengankat judul rekonstruksi metodologis pembaruan hukum keluarga Islam di Indonesia. Menurutnya alasan mengangkat judul tersebut untuk merefleksikan berbagai persoalan keluarga khususnya yang berkaitan dengan perkawinan yang ada di Indonesia.
Ahmad Sultra Rustan selaku ketua STAIN Parepare dalam sambutannya sebelum membuka perkuliahan berharap agar para mahasiswa program magister bisa menjadi calon-calon pakar atau ahli dalam suatu disiplin ilmu. “Tanggung jawab untuk menjadi pakar begitu besar sedangkan kami berharap kiranya pada program magister STAIN Parepare ini jangan dijadikan sebagai ajang untuk pertemuan perkuliahan belaka, tetapi bagaimana kita bisa mengolah diri kita”, tambahnya.

Pegadaian Goes to Campus, Ajak Investasi Emas

STAIN Parepare---Kampus STAIN Parepare kedatangan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni pegadaian di Aula Serbaguna STAIN Parepare, Sabtu 30 September 2017. Acara yang berkonsepkan seminar ini diikuti oleh segenap mahasiswa dan dosen STAIN Parepare.
Pegadaian yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengajak mahasiswa untuk berinvestasi emas. Menurut panitia, Adi mengatakan tujuan dari acara ini dilaksanakan sebagai langkah awal untuk memperkenalkan salah satu produk pengadaian yaitu tabungan emas. Selain itu, acara ini juga dimanfaatkan sebagai ajang memperkenalkan pengadaian secara keseluruhan serta manfaat produk pengadaian.

Samsul selaku Deputi Bisnis PT. Pegadaian mengajak mahasiswa agar menyisihkan uangnya untuk menabung emas dalam bentuk tabungan uang. "Bisa investasi di usia sekarang, paling tidak untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik", ungkapnya saat ditemui di lokasi acara.